Cara Mudah dan Cepat Berhenti Merokok Dengan Jamur

Sebenarnya banyak orang sudah mulai sadar akan hidup sehat tanpa merokok. Merokok hanya memberikan keuntungan semu yang mereka bilang sebagai kenikmatan. Merekok dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti paru-paru, kanker, bahkan sampai kematian. Peringatan bahaya merokok kini lebih tajam dengan gambar seram akibat merokok dibandingkan dulu yang hanya tulisan. Bagi para perokok insaf, cara menghilangkan kebiasaan merokok menjadi salah satu pencarian mereka di google. Bila kamu juga termasuk salah satunya dan belum berhasil menemukan cara ampuh menghilangkan kebiasaan merokok, mungkin jamur ini bisa menjadi salah satu alternatif efektif untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Selanjutnya jamur ini kita sebut dengan jamur ajaib. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Psychopharmacology, menjelaskan bahwa para peneliti memberikan obat yang mengandung psilocybin kepada 10 perokok berat. 
jamu psilocybin / www.indodrugs.blogspot.com
Seperti yang aku kutip dari wikipedia, Psilocybin adalah senyawa psikedelik alami yang diproduksi oleh lebih dari 200 jenis jamur, yang dikenal sebagai jamur psilocybin (jamur ajaib). Yang paling kuat adalah anggota dari genus Psilocybe, seperti P. azurescens, P. semilanceata, dan P. cyanescens, tapi psilocybin juga telah diisolasi dari sekitar selusin genera lain.

Hasil Penelitian
10 perokok berat tadi selama 31 tahun belakangan rata-rata merokok 19 batang dalam sehari. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa setelah 6 bulan, 80% dari peserta penelitian ini berhasil untuk mengurangi kebiasaan merokok mereka.

Pemberian jamur ajaib pada para perokok bermula dari penelitian yang dilakukan di tahun 2012 setelah diketahui bahwa jamur ajaib bisa menurunkan depresi. Kemudian para peneliti mencobanya pada para perokok berat.

Sebab, kebanyakan perokok akan merokok ketika mereka sedang stres, gugup, dan tertekan. Hasilnya, jamur ajaib bisa meningkatkan fungsi otak yang bertanggung jawab untuk membuat tubuh lebih sadar, mampu mengontrol gerakan motorik dan sensorik. 

Powered by Blogger.